slider

Slider Pemrograman

Kamis, 21 Mei 2015

Source Code Delphi Sistem Informasi Pembayaran Kredit Koperasi

Source Code Delphi Sistem Informasi Pembayaran Kredit Koperasi bisa didownload disini sebagai bahan belajar pemrograman Delphi 7

Source Code PHP Sistem Informasi PDAM

Source Code PHP Sistem Informasi PDAM bisa didownload disini sebagai bahan belajar pemrograman PHP

Sabtu, 09 Mei 2015

Cara Memasang Komponen Alpha Skin pada Delphi 7

Cara Memasang Komponen Alpha Skin pada Delphi 7


Langsung saja ke TKP. Buka Delphi 7. Tapi sebelumnya anda telah mengekstrak file AlphaContror.zip, kemudian mengcopy ke folder C:/Program Files/Borland/Delphi7/Lib/.

Pertama-tama kita harus mengatur path komponen alpha skin pada delphi. Klik menu Tools, pilih Environment Options.


Pada window Environment Options klik tab Library, klik [...] pada bagian Library path.



Maka akan muncul window Directories, pada window itu kita akan menambahkan path untuk komponen alpha skin. Klik [...] lalu pilih folder AlphaControl pada folder yang sudah dicopy tadi.





Kemudian klik OK.
Kembali pada window Directories, klik Add lalu klik OK.
Pada window Environment Options, klik OK.

Selanjutnya buka file AlphaControl. Klik menu File, pilih Close All. Lalu buka file acntD7_R.dpk pada folder AlphaControl. Maka akan tampil window seperti gambar di bawah ini.



Klik Compile kemudian klik Install. Jika ada pesan error, abaikan saja. Klik OK.
Selanjutnya buka  file acntD7.dpk tapi sebelumnya klik menu File lalu pilih Close All.
Langkahnya sama seperti di atas, klik Compile kemudian klik Install.
Jika berhasil maka akan muncul window Information yang menyatakan komponen AlphaControl sudah berhasil dipasang pada delphi. Klik OK. Kemudian lihat bagian komponen yang paling ujung sebelah kanan, maka akan terlihat 3 tab baru komponen AlphaControl... selamat mencoba

Sumber : http://asrarulikram.blogspot.com/2013/08/cara-memasang-komponen-alpha-skin-pada.html

Membuat Aplikasi Sederhana di Android

Membuat Aplikasi Sederhana di Android


Tutorial pertama adalah menampilkan tulisan yang kita inputkan pada textbox.
Langkah awal adalah membuat project.

Buka aplikasi eclipse

Pilih menu File => New => Other, pilih Android Application Manager. Atau cara cepatnya dengan mengklik icon Android Application Manager pada Toolbar.
 
Klik tombol Next.
Isi Nama Aplikasi, Nama Project, paket, dan versi Android. Misalnya pada Gambar di bawah ini saya menggunakan Nama Demo Aplikasi, paket com.thegunk.demo, dan SDK, Android versi 2.2 (froyo). Berarti aplikasi yang kita buat nantiakan dijalankan pada perangkat Android versi 2.2 ke atas.
 
Klik tombol Next.
Selanjutnya adalah pengaturan icon aplikasi. Anda bisa memilih icon yang telah disediakan (klik tombol clipart) atau bisa juga menggunakan icon lain yang ada pada directory (klik tombol image).
 
Klik tombol Next.
Selanjutnya adalah mengisi nama Activity, yang merupakan nama class. Misalnya saya menggunakan nama DemoActivity
 
Klik tombol Finish.
 
Kini Project Android telah ditambahkan ke workspace Eclipse.
 
 
Selanjutnya adalah coding.
Pertama, kita akan membuat layout dari aplikasi. Pembuatan layout dapat dengan klik-dragkomponen ke layout aplikasi, atau dengan menuliskan source code komponen.
Buka file XML pada project kita (nama project/res/layout/)
Ketikkan script berikut pada activity_demo

    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:orientation="vertical">
    <EditText
        android:id="@+id/txt_input"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:ems="10">
        
    
    <LinearLayout 
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:orientation="horizontal">
        <Button
            android:id="@+id/btn_tampil"
            android:layout_width="match_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:layout_weight="1"
            android:text="Tampil" />
        <Button
            android:id="@+id/btn_hapus"
            android:layout_width="match_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:layout_weight="1"
            android:text="Hapus" />
    
    <TextView
        android:id="@+id/txt_output"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_marginTop="30dp"
        android:gravity="center_horizontal"
        android:text=""
        android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />
 
Selanjutnya script untuk activity-nya atau pada class DemoActivity. Ganti script yang ada menjadi.
package com.thegunk.demo;

import android.os.Bundle;
import android.app.Activity;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;
import android.widget.TextView;

public class DemoActivity extends Activity implements View.OnClickListener{
    private Button btn_tampil, btn_hapus;
    private EditText txt_input;
    private TextView txt_output;
    
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_demo);
        
        txt_input = (EditText) findViewById(R.id.txt_input);
        txt_output = (TextView) findViewById(R.id.txt_output);
        
        btn_tampil = (Button) findViewById(R.id.btn_tampil);
        btn_tampil.setOnClickListener(this);
        
        btn_hapus = (Button) findViewById(R.id.btn_hapus);
        btn_hapus.setOnClickListener(this);
    }

    public void onClick(View v) {
        switch(v.getId()){
            case R.id.btn_tampil:
                txt_output.setText(txt_input.getText());
            break;
            
            case R.id.btn_hapus:
                txt_output.setText("");
            break;
            
            default:
            break;
        }
    }
}
 
Sebelum menjalankan aplikasi, kita cek dulu apakah project yang dibuat sudah diset ke emulator yang sesuai, dengan cara Kilk kanan nama project => Run  As => Run Configurations. Pilih tabTarget. Misalnya saya akan menjalankan aplikasi pada emulator yang telah dibuat pada tutorialsebelumnya, seperti yang ditampilkan pada gambar di bawah ini.
 
 
Sekarang tinggal run. Bisa dengan cara Kilk kanan nama project => Run Application.

Sumber : http://www.bsiuntag-sby.com/berita-185-membuat-aplikasi-sederhana-di-android.html
 

Rabu, 06 Mei 2015

Script Perhitungan Java Sederhana

Script Perhitungan Java Sederhana


private void jButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
// Membuat Variabel
int nilai1;
int nilai2;
int nilai3;
String Hasil;
/** mengambil nilai String d jTextField dan diubah ke
* tipe Integer dan ditampung divariabel nilai1,
* nilai2, variabel nilai3 digunakan untuk menampung
* hasil penjumlahan nilai1 dan nilai2
*/
nilai1=Integer.valueOf(jTextField1.getText());
nilai2=Integer.valueOf(jTextField2.getText());
nilai3=nilai1 + nilai2;
/** mengubah tipe data ke String agar dapat
* ditampilkan kembali pada Form
*/
Hasil=String.valueOf(nilai3);
jTextField3.setText(Hasil);
}

Sumber : www.http://betoi.blogspot.com/

Selasa, 05 Mei 2015

Script untuk membuat operasi perhitungan dengan Javascript






Script berikut ini merupakan  fungsi  javascript sebagai kalkulator menggunakan parseFloat. Untuk melakukan operasi perhitungan fungsi mengambil nilai atau value menggunakan id pada textfield yaitu "angka1" dan "angka2". untuk menampilkan hasil opersi menggunakan id textfield "hasil".

berikut kodenya :

Angka 1 : <input type="text" id="angka1" onchange="OperasiPerhitungan();" value="0" />
Angka 2 : <input type="text" id="angka2" onchange="OperasiPerhitungan();" value="0" />
Hasil     : <input type="text" id="hasil" disabled="disabled" value="0" />

<script language="javascript" >

function OperasiPerhitungan(){

A1 = document.getElementById("angka1").value;
A2 = document.getElementById("angka2").value;
A3 = parseFloat(A1) + parseFloat(A2);
document.getElementById("hasil").value =A3;
}
</script>

Keterangan :
Operasi diatas juga berfungsi untuk operasi pengurangan, perkalian dan pembagian, tinggal mengganti tanda operasi apa yang diinginkan (+,-,*./) .
Anda bisa bisa mengunakan CSS  untuk mempercantik tampilan operasi perhitungan ini.
selamat mencoba semoga bermanfaat....!!!

Sumber : http://yanlhee.blogspot.com/2014/06/a.html


Cara Membuat Menu Dropdown Sederhana

DropDown Menu atau Menu Dropdown adalah sebuah menu yang berisikan kumpulan link-link yang ditampilkan menurun kebawah jika menu tersebut di klik dan menu itu berfungsi sebagai pengarah ke halaman web lain, baik dari web kita sendiri atau dari web lain.

Oke, langsung saja kita memulai membuat menu dropdown sederhana dengan dimulai mengetikkan skrip/kode HTML dan disusul dengan pembuatan file CSS, lebih jelasnya ikuti langkah-langkah berikut:

Membuat menu dropdown: skrip HTML

Kita mulai dengan membuat wrapper(pembungkus) div dan kita akan memberikan class menu-wrap.

Skrip HTML
<!doctype html>

<html lang="en">
  <head>
    <meta charset="utf-8">
    <title>Judul Halaman Saya</title>
  </head>
<body>
  <div class="menu-wrap">

  </div>
</body>
</html>
Didalam wrapper kita masukkan daftar link yang ingin kita tampilkan, daftar link tersebut kita bungkus dengan tag <ul> dan tag <li>:

Skrip HTML
<ul>
<li><a href="beranda.html">Beranda</a></li>
<li><a href="tentang.html">Tentang Kami</a></li>
<li><a href="kontak.html">Kontak Kami</a>
<ul>
<li><a href="alamat.html">Alamat Kami</a></li>
<li><a href="kebijakan.html">Kebijakan</a></li>
</ul>
</li>
</ul>
Karena kita akan menggunakan eksternal CSS, maka tambahkan skrip berikut dalam tag head:

Skrip HTML
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css" media="all" />
Sehingga skrip akhir kita menjadi seperti ini:

Skrip HTML
<!doctype html>

<html lang="en">
  <head>
    <meta charset="utf-8">
    <title>Judul Halaman Saya</title>
    <link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css" media="all" />
  </head>
<body>
  <div class="menu-wrap">
<ul>
<li><a href="beranda.html">Beranda</a></li>
<li><a href="tentang.html">Tentang Kami</a></li>
<li><a href="kontak.html">Kontak Kami</a>
<ul>
<li><a href="alamat.html">Alamat Kami</a></li>
<li><a href="kebijakan.html">Kebijakan</a></li>
</ul>
</li>
</ul>
  </div>
</body>
</html>
Simpan skrip diatas dengan nama “index.html”.

Membuat menu dropdown: skrip CSS

Setelah kita menyelesaikan pembuatan file HTML, selanjutnya dalam membuat menu dropdown kita akan melengkapinya dengan file CSS. Buat file baru dan simpan sebagai “style.css”, dalam file tersebut mulai ketikkan skrip css berikut:

Skrip CSS
* {margin:0; padding:0;}

body {
background-color:#fff;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
color:#FFF;
}

.menu-wrap {
background-color:#53bd84;
height:50px;
line-height:50px;
position:relative;
width:770px;
margin:auto;
margin-top:80px;
}
Dalam skrip CSS diatas fungsi skrip pada baris no 1 adalah untuk mereset padding dan margin default dari browser.

Pada skrip no 4 sampai no 6, kita tentukan warna background dari body dan menentukan warna sekaligus ukuran dari font.

Untuk skrip no 10 sampai no 16, untuk mengatur segala atribut dan nilai dari class menu wrap mulai dari lebar, tinggi dan posisi. Selanjutnya kita menambahkan skrip CSS berikut:

Skrip CSS
.menu-wrap ul {
list-style:none;
}

.menu-wrap ul li a {
float:left;
width:150px;
display:block;
text-align:center;
color:#FFF;
text-decoration:none;
text-transform:uppercase;
}

.menu-wrap ul li a:hover {
background-color:#666;
display:block;
}

.menu-wrap ul li:hover ul {
display:block;
}

.menu-wrap ul ul {
display:none;
list-style:none;
position:absolute;
background-color:#53bd84;
left:300px;
top:50px;
width:190px;
}

.menu-wrap ul ul li a {
float:none;
display:block;
padding-left:30px;
text-align:left;
width:160px;
}

.menu-wrap ul ul li a:hover {
color:#fff;
}
Pada skrip no 2 diatas berfungsi untuk menghilangkan style bawaan dari tag <ul>.

Skrip no 6 sampai no 12 berfungsi untuk mengatur ukuran, posisi dan merubah tulisan link ke huruf besar.

Skrip no 16 sampai no 17 berfungsi untuk memberikan warna background ketika link di sorot/hover.

Pada skrip no 25 sampai no 31 mengatur agar secara default sub link tidak tampil, karena sub link akan tampil ketika link utama di sorot/hover.

Sehingga skrip CSS akhir kita menjadi seperti ini:

Skrip CSS
* {margin:0; padding:0;}

body {
background-color:#fff;
font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
color:#FFF;
}

.menu-wrap {
background-color:#53bd84;
height:50px;
line-height:50px;
position:relative;
width:770px;
margin:auto;
margin-top:80px;
}

.menu-wrap ul {
list-style:none;
}

.menu-wrap ul li a {
float:left;
width:150px;
display:block;
text-align:center;
color:#FFF;
text-decoration:none;
text-transform:uppercase;
}

.menu-wrap ul li a:hover {
background-color:#666;
display:block;
}

.menu-wrap ul li:hover ul {
display:block;
}

.menu-wrap ul ul {
display:none;
list-style:none;
position:absolute;
background-color:#53bd84;
left:300px;
top:50px;
width:190px;
}

.menu-wrap ul ul li a {
float:none;
display:block;
padding-left:30px;
text-align:left;
width:160px;
}

.menu-wrap ul ul li a:hover {
color:#fff;
}
Simpan dan file tersebut, selanjutnya buka file “index.html” dan halaman web akan menampilkan seperti gambar berikut:


Tampilan menu dropdown
sumber : www.nyekrip.com
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com